H-12 Long Road To Japan : Travel Document Preparation

konban wa (slamat malam artinya..ud sok”an bahasa jepang lagi aja..haha..ampun dik yang ud master :P),

Tempat KP: Toshiba Corporation, Fuchu Complex

Bagian: Transportation Vehicle Information Systems Dept.

Kerjaan: Design and development of transportation vehicle information systems such as train information systems, train safety systems, and ground signal systems

hufff..Begitu ribet dan rumitnya birokrasi untuk melakukan traveling ke luar negeri. Saya ingin bercerita sedikit tentang dokumen-dokumen yang sejauh ini telah saya persiapkan, yaitu passport dan visa. Setelah itu, saya juga ingin bercerita sedikit tentang “ngapain aja saya di sana”. Karena bakalan AGA panjang, saya kasih index aja biar gampang.πŸ˜€

  1. Passport
  2. Visa
  3. Cerita-Cerita Singkat (Topik, dkk)

1. Passport

Menurut wikipedia, passport adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Saya telah memperoleh passport sekitar 1 minggu yang lalu melalui kantor imigrasi Bandung yang terletak di jalan suci (tinggal jalan kaki dari rumah saya :P). Kondisi dan prosedur pembuatan passport tidak seribet 2 tahun lalu konon katanya. Saya mengambil application form di loket dan mengisinya sesuai isian yang harus diisi dan menyiapkan dokumen-dokumen pendukung lainnya, seperti akte kelahiran, ktp, dan kartu keluarga (sori kalo ada yang kurang..yang nyiapin mamah semua soalnya..hahaha..).

Setelah itu, ambil nomor antrian dan masukkan application form ke loket penerimaan. Lalu tunggu, tunggu, dan tungguuuu (lama BGT tapi untungnya saya pake jalur blakang..hehe.. :P). Setelah itu, akan terdengar suara yang berasal dari speaker memanggil nama saya. Nah, seketika itu juga saya masuk ke dalam ruang tunggu yang ber-AC (di luar mah ngga AC, panas + sumpek >.<). Pada ruangan ini, saya mengantri untuk difoto dan diambil sidik jarinya menggunakan scanner jari (kalo dulu mah pake cap katanya). Tapi, lagi-lagi saya tidak mengantri karena menggunakan jalur belakang.πŸ˜› Setelah itu, saya kembali duduk dan menunggu suara yang memanggil nama saya yang nantinya akan berlanjut ke proses wawancara. Walaupun memakai jalur belakang, tapi saya menunggu sekitar 1 jam di sini.

Saat di ruangan wawancara, saya duduk dan berhadapan dengan seorang petugas yang menanyakan kepada saya apakah data-data yang ada sudah benar dan menanyakan hal

“Mau pergi ke mana dek?”

“Saya mau ke Jepang, liburan keluarga..”

Mamah saya mengajarkan jawaban “liburan keluarga” agar tidak menambah keribetan. Jadi yaaa saya menuruti perkataannya saja walaupun saya berbohong.πŸ˜› Setelah itu prosedur pemesanan passport selesai. Passport jadi sekitar 8 hari. Namun, saya memakai jalur belakang, sehingga cukup 2 hari saja passport langsung jadi. Hehe..πŸ˜› Berikut ini harga pembuatan passport Indonesia :

Jalur Biasa : Rp. 270.000,00
Jalur Spesial : Rp. 500.000,00

Hina!! Hampir 2 kali lipat.. >.< Dan ini foto passport saya, mohon jangan ditertawai.πŸ˜€

passport_giri

2. Visa

Hari ini telah selesai satu permasalahan dokumen lagi, yaitu visa. Saya pulang pergi ke kedutaan Jepang di Jakarta ditemani mamah dan tante untuk mengurus hal ini. Jadi visa itu ada dua jenis, yaitu tourist visa dan visa pelajar. Tentu saja saya mengambil visa pelajar. Nah, ini hal-hal yang harus dipersiapkan :

>> Surat permohonan dari kantor tempat bekerja

Saya dibuatkan surat ini oleh Taro Umemiya, chief representative. Entah seperti apa wajahnya.πŸ˜›

>> Surat Keterangan dari Sekolah

Saya minta surat aktif kuliah ke mas dede TU. Si mas Dedi waktu itu malah ngajak ngobrolin si dedi anak ws 2002. haha..

>> Invitation Letter dari Jepang

Saya dibuatkan invitation letter oleh Mariko Kajihara, Senior Manager. Kata si pa faisal (yang pernah presentasi Toshiba di itb) orang ini cw cantik.. =P~

>> Bookingan ticket + tempat menginap

Tiket pesawat saya sudah keluar. Saya berangkat dari bandara Soekarno Hatta tanggal 16 Juni 2009 pukul 18.30 dengan menggunakan Malaysia Airlines. Saya mampir malaysia terlebih dahulu pukul 21.00 untuk transit pesawat dan langsung berangkat menuju Narita Airport, Japan dengan estimasi waktu sampai padal tanggal 17 Juni 2009 pukul 07.40 waktu setempat.

Kemudian, Pak Nishimoto (HRD-nya) memberitahu saya bahwa saya akan menginap di :

Creare Toshiba Fuchu dormitory. Room A-423, Toshiba-cho, Fuchu-shi, Tokyo, 183-0043 Japan
bersama Komang (Telkom ’04), Deni (WS ’02), dan Dimas (WS’03). Ini foto”nya.

komang, deni, dimas

>> Passport RI

>> Rekening Koran 3 Bulan Terakhir

Pa Faisal mengatakan bahwa hal ini tidak diperlukan.

>> Pass photo 4×6 2 lembar

>> Copy ktp, kk, akte lahir, kartu mahasiswa

>> Fill the application form

FYI, application form menggunakan pas foto berukuran 4.5 x 4.5 (hinaaaa!! ukuran macam apa ini? haha..) dengan latar belakang putih dan kacamata dilepas.

3. Cerita-Cerita Singkat (Topik, dkk)

Sekarang saya ingin berbicara tentang topik. Surat dari Mariko kira” isinya seperti ini :

Details of the Internship :

Internship Period : June 18, 2009 to August 7, 2009
Location : Fuchu Complex
Address : 1, Toshiba-cho, Fuchu, Tokyo, Japan 183-8511
Department : Transportation Vehicle Information Systems Dept.
Purpose : Design and development of transportation vehicle information systems such as train information systems, train safety systems, and ground signal systems

Hmm..sebenarnya saya ditawarkan dua topik. Topik yang di atas serta topik “Power Distribution and System Controlling” sesuai pesanan saya ingin bekerja telkom dan kontrol. Namun, saya ngeri ada kata2 ‘power’nya jadi aja saya memilih topik yang pertama. Haha..konyol..doakan “information system”nya tidak berBAU INFORMATIKA. >.<

Kemudian, saya ingin mengikuti rifo. Di bawah ini foto tempat saya bekerja nantinya walaupun nampaknya tidak seindah bangunannya rifo. Haha..

fuchutoshiba fuchu

Sekain dulu cerita saya. Semoga bermanfaat.πŸ˜€

Best Regards,

Giri Kuncoro (13206009)
Telecommunication Engineering
Bandong Kouko Daigaku (bner ga dik? :P)