VSAT??? Makanan apa tuh??? Hehehe…

Ok, setelah sekian lama tidak posting, dan setelh 3 hari semedi (*baca: g ngantor, karena bpknya keluar kota dan disuruh cari bahan di perpus ITB), inilah hasil yg saya dapatkan ttg topik yg saya ambil…

Hehehe…

Topiknya ttg VSAT (Very Small Aperture Terminal). Kita mulai dari definisi nya aja, kenapa very small? Nah definisi dari Sistem komunikasi Satelit kan Sistem komunikasi radio yg terdiri dari sebuah satelit atau lebih dengan beberapa stasiun bumi, nah dikatakan very small atau mikro tuh karena Sistem Komunikasi satelitnya menggunakan diameter antena sangat kecil (Cuma 0.8 m – 3.5 m, As u know diameter sistem komunikasi beneran kan segede-gede gaban) dan dapat dikontrol melalui stasiun pengendali (Hub Station).

Ni contoh gambar VSAT:

VSAT-hub

Nah berikut ini merupakan kelebihan dari VSAT:

• Investasi tidak berbanding dengan jarak (jadi mau masang dari ITB ke cisitu sama aja kyk masang dari Bontang ke Bandung, hehehe… Halo vo..)

• Tidak terpengaruh kondisi permukaan bumi (Ya kan pake satelit, diatas sana) • Kemudahan instalasi dan perawatan. • Memiliki kecepatan pengiriman tinggi dan BER yang cukup rendah. • Mendukung pengiriman sinyal berupa data, suara, dan gambar (video).

• Mendukung komunikasi point to point dan point to multi point.

Nah namanya sistem buatan manusia, pasti ada lebih pasti ada kurangnya, nah ini keterbatasannya:

• Daya transmisi cukup kecil (dibandingkan dengan Sistem Komunikasi satelit beneran).

• Kemungkinan interfernsi cukup besar (Ya kan pake media udara, jadi sensitif terhadap keadaan udara, yang ngefek paling gede tuh dari ujan, nah ini merupakan salah satu alasan kenapa di Asia dan sebagian negara tropis pakenya C-band sedangkan di Amerika dan negara 4 musim pakenya Ku-Band)

• Adanya delay propagasi pengurangan daya transmisi sebesar 200 dB akibat adanya loss distance (dibandingin ma FO yg g kena loss distance).

Nah dari segi aspek jaringan, hal berikut merupakan syarat utama:

• Dapat melakukan hubungan antara terminal pemanggil dengan terminal yg dituju.

• Melakukan proses routing (dari awal mpe nyampe terminal tujuan)

• Mengirimkan informasi dengan realibilitas yg cukup tinggi.

Ngomong2 realibilitas, ni beberapa hal aspek relibilitas:

  • Tidak ada data yang hilang
  • Tidak terjadi duplikasi data
  • Pengiriman data bersifat FIFO (First In First Out)
  • Mempunyai delay yg terlalu lama.

Ngomongin komponen pada VSAT secara garis besar terdapat beberapa hal berikut ini:

• Satelit Fungsinya sebagai relay dalam sinyal informasi yang dikirmkan stasiun di bumi. Nah orbit yang digunakan adalah GEO (Geostasioner Earth Orbit), nah namanya kan geostasioner, artinya dia memiliki periode waktu orbit yg hampir sama kyk bumi yaitu 23 jam, 56 menit, 4091 detik, sehingga tidak perlu dilakukan tracking (penjejakan) karena posisi satelit selalu berada pada satu titik diatas permukaan bumi.

Ni gambar orbitnya…

GEO

Di dalem nya satelit ada bagian yg namanya transponder fungsinya untuk melakukan proses pengolahan sinyal (jadi inget kuliah Pengsin bersama bu E) seperti filtering noise, amplifying sinyal, dan converting frekuensi dan fasa sinyal.

Nah komponen penting dari transponder diantaranya:

  • Low Noise Power Amplifier (LNA): buat menguatkan sinyal yg diterimia dari stasiun bumi.
  • High Power Amplifier (HPA): buat menguatkan sinyal yg dikirmkan ke stasiun bumi.
  • Down converter: buat menurunkan frekuensi uplink menjadi frekuensi downlink agar g terjadi interferensi frekuensi.
  • Bandpass Filter.

• Stasiun Bumi , Ok, disini ada 2 bagian penting yaitu:

  • Terminal RF (Outdoor Unit/ODU)
  1. Upconverter: pengubah ke frek tinggi
  2. Downconverter: ya kebalikannya upconveretr lah.. Hehehe…
  3. HPA: sama kyk diatas
  4. LNA: sama kyk diatas
  5. Antena parabola: Tau lah ya… Kalo belum tau, tanya pak H aja semester depan… Hoho..
  • Terminal Baseband (Indoor Unit/IDU)
  1. Encoder: Menkodekan sinyal yg dikirm
  2. Doceder: Kebalikannya encoder
  3. Modulator demodulator: melakukan modulasi demodulasi sinyal
  4. Baseband interface: menghubungkan ke peralatan pemakai.

• Jaringan Terestrial Menghubungkan antara stasiun bumi dengan terminal-terminal pemakai, khususnya kalo terminal pemakai tidak berada dalam satu loasi dengan stasiun bumi.

• Terminal Pemakai Ya ini mah semua peralatan yg terkoneksi langsung ke pemakai cem kompie ato laptop…

Ni gambar antena yg biasa dipake, kalo diperhatiin kyk yg biasa dipake ATM2 Bank gitu, emg iya, hehe, ATM Bank tuh pake VSAT buat komunikasi ke sentral nya…

Antena

Then, gmana ma topologi jaringannya? Ada 2 jenis yang biasa dipake, ada star ma mesh, ni udah coba gw rangkumin, biar gampang liatnya:

Kelebihan

Ni yang Star:

Star

Ni yang Mesh:

Mesh

Nah sistem ini kan buatan manusia,pasti g luput dari ksalahan2, hehehe, oleh karena itu ada mekanisme pengontrolan kesalahan pada jaringan VSAT, hayooo ada yg inget g? Yupz pake ARQ, apaan tuh? Sesuatu yg telah diajrkan pak H pada kuliah Komunikasi data, yaitu Automatic Repeat Request, diantaranya:

• Stop-and-Wait Teknisnya: data dikirmkan dan data selanjutnya akan dikirmkan jika pengirim mendapatkan sinyal ACK, jika data tidak diterima maka penerima akan mengirimkan NACK, sederhana siy tapi efiesiensi rendah.

• Go-Back-N (GBN) Teknisnya: Data dikirmkan tanpa menunggu adanya sinyal ACK, apabila penerima tidak menerima maka penerima ngirim ACK, then dikirim lagi data yg belum sampai dan data sesudahnya.

• Selective-Request Teknisnya: Mirip GBN, bedanya di , ketika pengrim dapet NACK, maka data yg belum nyampe dikirim lagi, tapi dilanjutkan dengan data yg belum terkirim.

Klo pada lupa gambarnya, ni dikasih juga dah… Hehehe…

ARQ

Yg (a) tuh S-and-W; (b) tuh GBN; (c) tuh Selective-req

Setelah belajar dan nyari bahan ternyata semua kuliah yang udah dilewati dlu di-mix disini… Ada bagian pengsin buat ngolah sinyal, da juga komdat buat ngrus pengecekan kesalahan, trus ada antena juga (ini belum ngambil…hehehe)… Rame ternyata… Hohoo…